Kuliner Khas Kediri

Gurihnya Tahu Kuning Oleh-Oleh Khas Kediri

“Tahu” apabila kita mendengar kata tahu tersebut tergambar adalah makanan yang bahan dasarnya adalah kedelai, warnanya putih, bentuknya kotak, kenyal dan identik sebagai makanan orang desa. Tetapi jangan heran, ada yang beda dengan tahu asli Kabupaten Kediri. Tahu tidak lagi berwarna putih tetapi kuning dan biasa disebut Tahu Takwa. Tahu  Kuning ini adalah salah satu produk unggulan Kabupaten Kediri, Sehingga bila anda berkunjung ke Kabupaten  Kediri terasa kurang lengkap jika pulang tidak membawa oleh-oleh tahu kuning.

31

Proses pembuatan tahu kuning ini sama dengan pembuatan tahu biasa yakni, kedelai direndam dalam air selama kurang lebih empat jam sampai terkelupas kulit arinya dan Selanjutnya dimasak dengan dimasukkan ke dalam mesin untuk digiling menjadi adonan halus. Setelah selesai hasil olahan tersebut dimasukkan ke dalam wadah seperti sumur untuk disaring menggunakan kain guna diambil saripatinya, sedangkan ampasnya biasanya ada yang membeli untuk diolah menjadi tempe gembos. Saripati kedelai tersebut kemudian diaduk perlahan dengan takaran tertentu dan dicampur cuka, setelah itu dimasukkan ke dalam cetakan yang berbentuk persegi dan usai diratakan dan ditekan supaya padat kemudian didiamkan sampai dingin dan mengeras, setelah proses tersebut selesai tahu siap dipotong kota-kotak.

1._Pusat_Oleh-_Oleh_GTT

Tahu Takwa, Stick Tahu, Tahu Bulat, dll dapat diperoleh di Produk Oleh-Oleh Kabupaten Kediri alamat : Desa Toyoresmi Kecamatan Ngasem contact : (0354) 7078715, 081 333 761 073 (P. Gatot Siswanto)

Sedangkan warna kuning yang menjadi ciri khusus terbuat dari pewarna alami yakni dari campuran air dan tumbukan kunyit akan Tetapi jika kehabisan stok kunyit diganti dengan pewarna makanan. Tetapi jangan khawatir, pewarna makanan yang digunakan selalu sesuai standart Badan POM yang aman digunakan dan menjadikan tahu bisa bertahan beberapa hari. Selain itu apabila dibawa ke luar kota untuk perjalanan beberapa hari, tahu kuning bisa direndam di dalam air panas. Kelebihan tahu kuning dibanding tahu biasa terdapat pada rasanya, dimana rasa tahu kuning ini lebih gurih dan baunya lebih harum bisa dimakan langsung atau dimasak lebih dulu, pokoknya terserah suka suka kita. Yang jelas lezat dan nikmat, digoreng  atau dijadikan campuran sayur lodeh pedas, hemm…, uenak…,dijamin anda ketagihan.

Monitoring

MONITORING MAKANAN DAN MINUMAN

Dinas Koperasi, Industri dan Perdagangan Kabupaten Kediri mengadakan Monitoring Makanan dan Minuman Kemasan dalam rangka menjelang Bulan Ramadhan dan Idul Fitri 2016. Monitoring tersebut sebagai salah satu bentuk pengawasan terhadap makanan dan minuman kemasan yang belum mempunyai Label ijin produksi dan Tanggal kadaluarsa. Monitoring tersebut merupakan gabungan dari Dinas Koperindag, Dinas Kesehatan, Dinas Kominfo, Satpol PP dan juga Bagian Humas, bagian perekomonian dan Lembaga Perlindungan Konsumen dan Swadaya Masyarakat ( LPKNI ). Lokasi Monitoring yang dituju ada 4 tujuan yaitu  Swalayan Riski muda, Kalista Swalayan, Dinasti dan Rajawali yang bertempat di Kabupaten Kediri.

DSC07853

Kepala Bidang Perdagangan Dinas Koperindag Kabupaten Kediri Zaenuri, S.Sos, MM menjelaskan, bahwa dalam Monitoring Makanan dan Minuman Kemasan ini terdapat beberapa indikator yang menjadi bahan perhatian utama. “Yang terpenting adalah tanggal Kadaluarsa dari makanan dan minuman kemasan dan halal. Karena tanggal Kadaluarsa adalah batas akhir dari makanan dan minuman kemasan untuk dikonsumsi. Bahkan jika makanan dan minuman kemasan sudah mendekati tanggal Kadaluarsa, seharusnya tidak dikonsumsi oleh konsumen.” Kata Zaenuri.

Selain tanggal Kadaluarsa, bentuk kemasan juga menjadi perhatian utama. Dalam pelaksanaan Monitoring Makanan dan Minuman Kemasan terdapat beberapa makanan dan minuman dalam kemasan kaleng yang bentuknya penyok atau rusak, serta makanan dan minuman Import yang belum mempunyai ijin lengkap.

DSC07909

Seperti misalnya sarden ikan, kornet sapi dan susu kental manis dalam kemasan kaleng yang bentuk kalengnya penyok dan berkarat. Oleh sebab itu makanan yang seperti itu tidak boleh di komsumsi atau dijual. Serta makanan dan minuman lain yang kemasannya rusak dan lepas segel.

Zaenuri, S.Sos, MM menambahkan, “Untuk barang yang sudah Kadaluarsa, makanan atau minuman kemasan tersebut harus dimusnahkan. Sedangkan untuk kemasan yang rusak, barang tersebut bisa dikembalikan kepada distributor untuk ditukar. Karena kemasan yang rusak bisa saja terjadi saat proses kirim ke swalayan.” Jelasnya.

DSC07902

Selain tanggal Kadaluarsa dan Kemasan, Monitoring ini juga mengecek kandungan gizi, P-IRT, Cap Halal dari MUI, BPOM. Pemilik Swalayan juga mendapat pengarahan, untuk selalu melakukan pengecekan terhadap makanan dan minuman kemasan yang dijual. Sehingga para konsumen akan mendapatkan keamanan dan kenyamanan dalam mengkonsumsi makanan minuman dalam kemasan.

 

Operasi Pasar

OPERASI PASAR DI KABUPATEN KEDIRI TAHUN 2016 MENJELANG RAMADHAN DAN IDUL FITRI

Dengan Mengadakan tindakan prefentif khususnya untuk mencegah kenaikan harga yang berpotensi adanya Inflansi yang tidak terkendali hal ini bs terjadi pada bulang Ramadhan dan Idul Fitri, untuk itu Pemerintah Provinsi Jawa Timur bekerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Kediri dalam hal ini dilaksanakan Dinas Koperasi, Industri dan Perdagangan bersama Polres Pare dan Bulog Sub Divre V Kediri mengadakan Operasi Pasar.

operasi pasar 3

Dalam Operasi Pasar kali ini komoditas yang di jual adalah Gula Pasir, Beras jenis Bramo, Minyak Goreng dan Tepung Terigu Segitiga Biru dengan harga di bawah harga pasaran. Pada Operasi Pasar hari Kamis Tanggal 9 Juni 2016 Disnas Koperasi, Industri dan Perdagangan berdampingan Kapolres Pare dan dihadiri Kepala Bulog Sub Divre V Kediri dan Dispenda Kabupaten Kediri melaksanakan pemantauan langsung Operasi Pasar tersebut di Pasar Pamenang Pare.

foto operasi pasar 2

Operasi Pasar Tahun ini dilaksanakan sampai dengan Tanggal 1 Juli 2016 dengan pelaksanaan 1 hari pada 2 titik dengan lokasi berpindah – pindah dikantong – kantong penduduk serta pasar – pasar di Kabupaten Kediri, dengan harapan masyarakat bisa memperoleh 4 komoditas dengan harga terjangkau dan berkualitas terbaik, sehingga tercipta stabilitas harga dan menekan adanya Inflansi.

OPERASI PASAR

OPERASI PASAR DAN PEMANTAUAN HARGA PASAR  MENJELANG BULAN ROMADHAN DAN IDUL FITRI

Dinas Koperasi, Industri dan Perdagangan bekerjasama dengan Dinas Industri dan Perdagangan Prov. Jatim dan Perum Bulog Sub Drive V Kediri menggelar Operasi Pasar dan Pemantauan Harga di Pasar Pamenang Pare dalam Rangka Menjelang Bulan Romadhan dan Idul Fitri.

Dalam Operasi Pasar yang di gelar pada hari rabu tanggal 1 juni 2016 di pasar Pamenang pare, Dinas Koperindag nengajak Diskominfo, Bagian Humas, Bagian Perekonimian dan Mas Media untuk ikut memantau Operasi Pasar dan Pemantauan harga di Pasar langsung.

DSC07702

Kepala Bidang Perdagangan Dinas Koperindag Kabupaten Kediri Zaenuri, S.Sos.,mm menjelaskan bahwa Operasi Pasar ini bertujuan untuk menstabilkan harga bahan pokok yang mulai naik di Pasar – pasar seperti : Gula, Minyak, Beras dan Tepung.

“Khusus untuk Gula Pasir yang mengalami kenaikan yang signifikan atau sangat tinggi yakni dari harga Rp.11.750/kg menjadi Rp.15.000/kg” dan bahan pokok lain seperti Minyak, Tepung dan Beras mulai mengalami peningkatan sedikit demi sedikit. Saat Operasi Pasar berlangsung Gula Pasir dan Beras Komoditas  yang diminati oleh masyarakat. Hal tersebut terbukti dalam waktu kurang dari 2 jam Beras dan juga Gula Pasir yang di sediakan oleh Bulog sudah habis terjual. Sigit salah satu pegawai bulog yang bertugas di Operasi Pasar saat itu membenarkan hal tersebut. Meurut penjelasannya sejak Operasi Pasar dimulai dari pukul 6 pagi  Gula dan Beras yang paling dicari pembeli. Padahal Bulog sudah menyediakan beras 1 ton yang di jual 1 paket berisi 5 kg dengan harga Rp. 43.500 dan Gula 850 kg di jual dengan Rp.11.750 per 1 kg habis dalam waktu kurang dari 2 jam. Oleh karena itu untuk Gula Pasir dibatasi 2 kilogram per orang supaya adil, sedangkan minyak goreng Perum Bulog menbawa 662 botol ( 1 botol = 1 liter ) dan tepung menbawa 106 kilogram. Pada kesempatan lain Zaenuri mengharapkan, Perum Bulog bisa menambahkan Kuta Barang yang dijual dengan harapan tercipta kestabilan harga serta Inflasi bisa dikendalikan.

DSC07735

Setelah Operasi Pasar selesai, dilanjutkan dengan Pemantauan Harga di Pasar Pamenang Pare. Di saat pemantauan terdapat beberapa kenaikan dan penurunan harga seperti cabe merah besar, biasanya dari harga 19 ribu rupiah menjadi 20 ribu rupiah. Kemudian harga cabe rawit yang semula 17 ribu rupiah turun menjadi 16 ribu rupiah, juga Komoditas lain yang mengalami perubahan harga adalah buncis, wortel, kubis, bawang merah dan bawang putih.

Oleh-Oleh Bakpia

Bakpia Oleh-Oleh Khas Kediri

Kalau mendengar kata bakpia pikiran kita mesti tertuju pada jogja, namun masayarakat kediri punya bakpia Gagah. Bakpia Gagah adalah bakpia yang dibuat oleh UKM kabupaten kediri. Makanan ini terbuat dari tepung terigu yang dipanggang dengan isian berupa kacang hijau tumbuk yang di campur gula. Bakpia gagah ini banyak diminati dan menjadi pilihan untuk menu camilan anda dirumah dan acara pernikahan. Bakpia diadopsi dari makanan khas Cina jika melihat dari asal usul sejarahnya, namun seiring dengan perkembangannya jenis isian bakpia sendiri disesuaikan dengan budaya Indonesia seperti dengan menggantinya dengan kacang hijau. Dan kini jenis isian bakpia ada yang berkembang dengan beraneka macam rasa seperti keju, coklat, kumbu hijau dan kumbu hitam. Produk UKM kabupaten kediri ini sangat mudah di dapatkan Bagi anda yang penasaran dan ingin mencoba atau mencicipi anda bisa memperoleh Bakpia Gagah dipusat oleh-oleh dikota kediri atau anda bisa memesan via telpon:

 

 

Alamat Jl. Bhagawanta Bhari gg.22555

Ds. Gogorante kec. Ngasem

Mbak Mauli

Telp. 085649281539

Klinik Bisnis UMKM dan Keuangan Inklusif

Acara yang di adakan oleh Bank Indonesia di Gedung GNI kota kediri ini bertema klinik bisnis umkm dan keuangan inklusif. Acara ini berlangsung selama 3 hari mulai tanggal 19 sampai dengan 21 mei 2016 di Gedung GNI kota Kediri yang diikuti oleh UMKM-UMKM yang ada di wilayah Kota maupun Kabupaten.

IMG_20160519_081036

Stand dari Umkm Kabupaten Kediri di isi Oleh  UMKM yang di wakili oleh MILANO,BATIK RINI JOYO,BATIK AULYA,UD. KATON RAGIL,UD.PUTRI WOSO,BASEMAN. Di acara yang di selenggarakan oleh Bank Indonesia bertujuan untuk menyejahterakan UMKM dan Usaha Kecil Kota/Kabupaten Kediri agar lebih sejahtera dan di kenal oleh masyarakat ramai. Antusias dari para pelaku UMKM untuk mengikuti pameran ini sangat tinggi, terlihat mulai persiapan mereka sangat bersemangat dan positif. salah satu UMKM pak Sumilan yang memiliki produk senapan MOLANO SPORT sangat senang karena Bank Indonesia dapat membuat acara UMKM ini yang bertujuan menemukan pelanggan langsung dengan pemilik produk.WP_20160519_08_34_27_Pro ” saya kemarin habis acara dari nganjuk langsung kesini karena saya tidak mau melewatkan acara yang di buat oleh Bank Indonesia ini terbuang sia-sia”, Ujar Pak Sumilan saat di tanya Diskoperindag. Semua para peserta UMKM menyambut acara ini dengan sangat gembira serta warga kota Kediri yang sangat benyambut hangat acara ini, dikarena tempat yang berada di tengah-tengah kota.

 

Senapan Angin

SENAPAN ANGIN PRODUKSI KABUPATEN KEDIRI

Home Industry senapan angin pare Kediri sempat tersendat ketika Indonesia digulung krisis moneter pada 1997. Namun, bisnis ini perlahan kembali bangkit. Sejak beberapa tahun belakangan, para pebisnis senapan angin ini mulai kembali. Pembeli mulai kembali ramai berdatangan. Salah satu pemilik toko senapan angin mengaku, pembeli dari berbagai daerah datang untuk membeli senapan angin di Toko senapan angin terlengkap di Pare. Kebanyakan pembeli berasal dari luar pulau Jawa. Kebanyakan berasal dari Sumatra, Kalimantan, dan Papua. Kebanyakan, di luar pulau jawa kan masih daerah hutan, senapan angin biasanya masih digunakan untuk jaga ternak, atau mengusir hama babi hutan, kalau di kota-kota besar, senapan angin di gunakan untuk alat olahraga dan seni untuk di panjang serta koleksi.

IMG-20160516-WA0019 Industri senapan angin Plemahan  Pare Kediri yang  ini dapat memproduksi berbagai jenis senapan angin, antara lain Senapan angin uklik, Gejluk, PCP, Dual Power Gejluk Semi PCP, senapan angin laras panjang, senapan angin mini dan lain-lain. Namun yang banyak di minati oleh konsumen adalah senapan angin  angin jenis PCP, senapan ini menggunakan energi yang bersumber dari udara (gas yang kita hirup sehari-hari yang terdiri dari berbagai macam gas bukan O2 murni) yang sudah dimampatkan terlebih dulu ke dalam tabung yang biasanya sudah terintegrasi dengan senapan angin dan ditujukan agar bisa digunakan untuk beberapa kali penembakan. Disini tempatnya pengrajin senapan di pare Kediri.

Pembeli, yang datang lebih banyak yang mencari PCP. PCP adalah senapan mesin yang paling diminati karena lebih simpel dalam penggunaanya. “Kalau yang lain kan sedikit rumit, apalagi pompa. Nah kalau PCP itu lebih simpel, makanya lebih banyak yang beli PCP,” Untuk pasokan produk senapan anginnya sendiri,  sebagian besar senapan merupakan produk rakitan pabrik senapan angin terbesar di Pare. Sementara sisanya adalah buatan home industri yang ada di sekitar Plemahan Pare Kediri. Merknya sendiri bermacam-macam, mulai dari Canon, Bramasta, Benjamin hingga Milano.

 

 

jadi 6 Nama       : Sumilan

No Hp       : 081 217 497 500

Alamat     : Ds. sekaran lor, Kec. Kayen Kidul

 

 

 
jadi 15 Nama       : Ridwan

No Hp      : 081 335 906 448

Alamat      : Pare Kediri

PRODUK UKM

Oleh-oleh Khas Kediri yang Menarik

Ekspor produk kerajinan ke negara-negara ASEAN selama lima tahun terakhir mengalami pertumbuhan 14,11% dengan value sebesar 27,8 juta. Hal ini tentunya memberikan angin segar pada seluruh industri kreatif. Tidak terkecuali pada industri kreatif sulam tangan yang selama ini masih belum terlalu terlihat. Kebanyakan pelaku sulam hanya menyalurkan hobi-nya, namun siapa sangka jika ditekuni akan menjadi peluang bisnis yang potensial. Peluang inilah yang coba digarap oleh tangan tangan kreatif untuk menjadi penghasilan yang luar biasa. dari sebab itulah muncul industri kreatif di wilayah Kabupaten Kediri untuk Menbuat Wilayah industri dan oleh-oleh khas kediri.

DSC_1378 whiendra-sulam-7

Mau tau apa aja oleh-oleh khas kediri,?iya bener sekali, selain makanan ada juga tas sulam yang sangat unik dan bergengsi tentunya, tas sulam tangan ini di produksi oleh tangan-tangan kreatif masyarakat Desa Sidorejo, kecamatan pare disinilah banyak sekali karya-karya desa yang sangat terpendam tapi memiliki daya saing di luar yang cukup tinggi, terlepas dari itu semua tak heran jika desa sidorejo kecamatan pare yang mayoritas beragama kristen ini betul terbukti banyak sekali investor yang saat ini menanamkan modalnya didesa sidorejo ini tentunya,mulai dari peternaan ayam,pembibitan jagung,industri Gula yang saat ini juga dikelola oleh masayarakat sendiri tentunya.

Whiendra Sulam Sidorejo Pare adalah sebuah UKM yang bergerak dalam bidang produksi aneka kerajinan kain sulam. Selaku pemilik sekaligus pengelola Ibu Kuswinanti Andreas memiliki komitmen yang kuat dalam melestarikan seni kerajinan asli Desa Sidorejo. Dalam perkembangannya dia bukan saja telah melestarikan sebuah seni kerajinan tau tetapi sekaligus telah memberi nilai tambah bagi perekonimian warga Desa Sidorejo. Whiendra Sulam dirintis oleh Ibu Kuswinanti Andreas tahun 1983, Hanya bermodalkan beberapa gulung tali rafia seharga Rp. 6000,- dibuatlah sulak songket dan dipasarkan dari rumah ke rumah. Selanjutnya produk berkembang dengan membuat sulaman kain blaco menjadi aneka produk seperti tas, dompet, seprei, taplak, kristik dan aneka hiasan dinding lain. Dukungan dari pemerintah daerah diperolehnya melalui pemberian kesempatan mengikuti pameran di tingkat regional maupun nasional, sehingga produknya dikenal hingga ke luar provinsi. Saat ini Whiendra Sulam memperkerjakan 30 orang penyulam. Mereka adalah ibu-ibu warga Sidorejo, pekerjaan dilakukan di rumah masing-masing sebagai kegiatan selingan setelah pulang dari bekerja di sawah. Usaha ini bukan saja telah meningkatkan taraf hidup warga dengan memperoleh penghasilan tambahan, melainkan juga melestarikan seni kerajinan tua yang ada di Desa Sidorejo sejak tahun 1930 an. Kerajinan ini sempat mengalami masa sulit di tahun 1990 an. Hal ini terjadi akibat munculnya persaingan yang tidak berimbang dengan industri kerajinan bordir mesin. Ibu Kuswinanti Andreas tetap menunjukkan eksistensi usaha sulam Sidorejo hingga sekarang. Salah satu faktor keberhasilannya adalah keuletan dia dalam membangun segmentasi pasar, promosi dan selalu menghadirkan motif-motif baru mengikuti perubahan selera pasar.

5-001

Nama    : Dra. Kuswinanti Andreas

Produk  : Sulam Taplak Meja, sprei, sarung bantal kursi, sandal, sepatu, dll

Alamat  : Jl. Dr. Sutomo 17 Ds. Sidorejo Pare

Contact :  081 556 461 700

jadi 4

Nama   : Widodo Djojo ( Bu. Endras )

Produk  : Sulam Tangan, Sarung tangan, taplak,dll

Alamat  : Jl. A. Yani No. 46 RT. 03 RW. 04 Ds. Sidorejo Pare

Contact :  081 359 332 144

jadi 3

Nama     : Bidah Kusunawati

Produk  : Sarung tangan, sulam tangan, tas, taplak dll

Alamat  : Jl. Dr. Soetomo No. 05 Rt. 01 Rw. 04 Sidorejo Pare

Contact :  081 335 007 647

Produk Unggulan Kabupaten Kediri

BATIK UKM KABUPATEN KEDIRI

download (1)Bila anda sedang berada di Kabupaten Kediri dan berpikir tetang oleh-oleh khas Bumi Panji Kediri selain olahan Makanan dan Minuman, cobalah mampir di tempat pembuatan Batik Khas Kediri tempat sebuah sentra Industri kecil batik tulis yang layak masuk list agenda perjalanan anda. Itu adalah Batik Suminar dan BAtik Citaka Dhomas namanya. BAtik tulis dengan khas motif Kediri ini biasanya memiliki motif yang menggambarkan beberapa lokasi wisata dan potensi daerah yang ada di Kabupaten Kediri satu yang menjadi ciri khas adalah dalam setiap karyanya selalu lembut menawan dengan paduan warna dan corak yang anggun bagi pemandangnya serta terdapat motif Kediri LAgi yang menjadi Icon Kediri.

 

BATIK SUMINAR

jadi 2

Produk                                 : Batik Tulis

Alamat                                  : Jl. KH. Dewantoro 74 Ds. Sekoto, Kec. Badas

Contact Person                   : Dra. Suminarwati/Sugeng Sundoro (081 234 146 31)

 

CITAKA DHOMAS

jadi 1

Produk                                 : BATIK TULIS

ALAMAT                              : Jl. Joyoboyo 415 Pamenang kec.Pagu

CONTACT PERSON           : Adi Wahyono, S.Pd ( 085 790 242 525 / (0354) 545012 )

SOSIALISASI PASAR LELANG

Rapat sosialisasi Pasar Lelang yang di selenggarakan oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jawa Timur dengan Dinas Koperasi, Industri dan Perdagangan Kabupaten Kediri hari Rabu Tanggal 27 April 2016 di Rumah Makan 22 Pare, Acara di mulai pukul 09.00 dan di buka oleh Kepala Dinas Koperasi, Industri dan perdagangan Kabupaten Kediri serta di lanjutkan penjelasan dari Kepala DInas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jawa Timur yang diwakili oleh Hamid Pelu, SE.M.AK yang menjelaskan tentang Sistem kerja Pasar Lelang, Mamfaat dan Pengertian – pengertiannya, dan disusul dengan perjelasan dari Puspa Agro dan bank jatim.

DSC07384

Peserta yang di undang dalam acara ini antara lain : Petani, Gapoktan, dan para pengusaha khususnya di Kabupaten Kediri, tujuan di adakan acara ini untuk menjembatani pengusaha yang bertransaksi dalam jumlah yang besar dan memudahkan transaksi jual beli yang berada di wilayah Jawa Timur.

DSC07376